12 Azab Bagi Mereka Yang Meninggalkan Sholat
Dalam sebuah hadis menerangkan bahwa Rasululah SAW bersabda "Barangsiapa yang mengabaikan sholat secara berjamaah maka Allah SWT akan mengenakan 12 tindakan yang berbahaya padanya.
Tiga darinya akan dirasakan semasa di dunia diantaranya :
1. Allah SWT menghilangkan berkat dari usahanya dan begitu juga terhadap rezekinya
2. Allah SWT mencabut nur orang-orang mukmin daripadanya
3. Dia akan dibenci oleh orang-orang yang beriman
Tiga macam bahaya adalah ketika dia hendak mati, antaranya :
1. Ruh dicabut ketika dia di dalam keadaan yang sangat haus walaupun ia telah meminum
seluruh air laut
2. Dia akan merasa amat pedih ketika ruh dicabut keluar
3. Dia akan dirisaukan akan hilang imannya
Tiga macam bahaya yang akan dihadapinya ketika berada di dalam kubur
1. Dia akan merasa susah terhadap pertanyaan malaikat mungkar dan nakir yang sangat
menggerunkan
2. Kuburnya akan menjadi cukup gelapKuburnya akan menghimpit sehingga semua tulang
rusuknya berkumpul (seprti jari bertemu jari)
Tiga lagi azab nanti di hari kiamat antaranya :
1. Hisab keatasnya menjadi sangat berat
2. Allah SWT sangat murka kepadanya
3. Allah SWT akan menyiksanya dengan api neraka
Rabu, 16 Juli 2008
Selasa, 15 Juli 2008
Partai Politik Vs Batu Loncatan
Dengan Banyaknya Partai Politik yang siap bertempur dalam dunia politik membuat bingung pada masyarakat apakah bila mereka memberikan hak suaranya pada partai tersebut akan menyalurkan aspirasi mereka atau hanya menggiring calegnya untuk gol mendapatkan kursi di dewan setelah duduk di kursi empuk berlimpah uang maka janji - janji yang pernahdisampaikan saat kampanye akn terlupakan. Dia akan berkata wah kalau sudah duduk di DPR / MPR kita susah menyalurkan karena terbentur sistem dengan alasan sistem tersebut mereka beralasan dan melupakan rakyat yang telah memilihnya. Para anggota dewan akan berlimpah harta dan fasilitas sedangkan masyarakat yang memilihnya hanya gigit jari dengan segala kebijakan yang dibuat pemerintah maupun DPR yang menyusahkan rakyat serta membebankan rakyat
Langganan:
Komentar (Atom)